PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat mengenai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau.

Peringatan tersebut disampaikan Agustiar saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kobar Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Selasa, 6 Oktober 2026.

Agustiar menyebut musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2026.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, baik perusahaan maupun masyarakat.

“Saya meminta masyarakat tetap tenang namun waspada, saling peduli dan saling menjaga. Baik perusahaan maupun masyarakat tidak boleh membuka lahan dengan cara membakar,” pesannya.

Ia menegaskan penanganan karhutla tidak hanya sebatas pemadaman, tetapi harus mencakup perlindungan terhadap masyarakat terdampak.

Perlindungan tersebut dilakukan melalui penyediaan rumah oksigen, masker, multivitamin, air bersih, dan bantuan lainnya.

“Penanganan karhutla bukan hanya soal pemadaman. Pemerintah harus hadir membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya. (HERMAWAN DP/R)