BORNEONEWS, Palangka Raya – Cakupan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Palangka Raya hingga 21 September 2026 tercatat mencapai 28,8 persen atau sebanyak 90.766 orang.
Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan sejumlah strategi untuk mempercepat capaian program tersebut.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan, pelaksanaan CKG tidak hanya dilakukan di dalam gedung puskesmas, tetapi juga diperluas melalui pelayanan luar gedung dengan pendekatan jemput bola.
“Data jumlah penduduk yang telah dicek kesehatan gratis per 21 September sebesar 28,8 persen atau 90.766 orang,” kata Zaini dalam Rapat Paripurna Ke-8 DPRD Kota Palangka Raya, Selasa, 6 Oktober 2026.
Pelayanan CKG telah menyasar berbagai lokasi, mulai dari sekolah, satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelayanan juga dilakukan dengan memanfaatkan berbagai kegiatan masyarakat. Di antaranya Palangka Fair, Gerakan Pasar Murah, kegiatan keagamaan di masjid dan gereja, peringatan HUT RI, bakti sosial TNI hingga kegiatan yang dilaksanakan perusahaan swasta.
Zaini mengatakan, perluasan lokasi pelayanan menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak harus selalu datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan layanan CKG.
Untuk mempercepat capaian, Pemko Palangka Raya menyiapkan sejumlah strategi. Pertama melalui penguatan edukasi kepada masyarakat agar semakin banyak warga mengetahui dan memanfaatkan program tersebut.
Selanjutnya, pemerintah memperkuat pelayanan luar gedung atau jemput bola, mengintegrasikan seluruh kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), serta melakukan monitoring secara mingguan dan evaluasi setiap bulan.
“Strategi percepatan yang dilaksanakan meliputi penguatan edukasi masyarakat, pelayanan luar gedung atau jemput bola, integrasi seluruh kegiatan UKM, monitoring mingguan, evaluasi bulanan, penguatan input data dan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Zaini menegaskan, penguatan input data dan kolaborasi lintas sektor juga diperlukan agar pelaksanaan CKG dapat dipantau secara berkala.
Pemerintah akan terus mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Palangka Raya. (MARINI/R)









