KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Bayu Saputra (21), pengendara motor asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah di Jalan Trans Kalimantan, kawasan Sei Baras, Kuala Kapuas, Selasa, 6 Oktober 2026 melibatkan sebuah truk.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kapuas Ipda Rudi Purbowo membenarkan keterlibatan truk dalam kecelakaan tersebut.

Ia memastikan peristiwa itu bukan kasus tabrak lari karena kendaraan maupun pengemudinya telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

“Dengan truk, tidak tabrak lari. Truknya sudah diamankan di Satlantas,” kata Rudi saat dikonfirmasi, Selasa siang.

Kecelakaan terjadi saat truk melaju dari arah Banjarmasin menuju Kuala Kapuas. Saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai Bayu bergerak dari arah berlawanan, yakni dari Kuala Kapuas menuju Banjarmasin.

Rudi menjelaskan, kedua kendaraan tersebut terlibat benturan saat berhadapan. Bagian truk yang terkena benturan disebut berada di sisi kanan, tepatnya pada bagian pintu samping kendaraan. “Berhadapan, truknya kena pintu samping sebelah kanan,” ujar Rudi.

Setelah kejadian, Bayu ditemukan dalam kondisi tergeletak di badan jalan. Relawan yang datang ke lokasi kemudian melakukan pertolongan dan evakuasi sebelum korban dinyatakan meninggal dunia.

Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kapuas. Bayu diketahui merupakan warga Melokan RT 02/RW 03, Desa Kalidadap, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Sementara itu, sepeda motor Yamaha Aerox yang digunakan korban telah diamankan Satlantas Polres Kapuas bersama truk yang terlibat.

Pengemudi truk juga telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap secara utuh penyebab dan rangkaian kecelakaan tersebut. (SABRIANOOR/R)