KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Kemarau panjang yang melanda Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, membuat sebagian warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kecamatan Bataguh membuka akses air dari sumur bor yang berada di lingkungan kantor kecamatan untuk dimanfaatkan masyarakat.

Air dapat diambil warga di halaman Kantor Kecamatan Bataguh setiap hari kerja, mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.30 WIB. Kebijakan ini menjadi salah satu upaya pemerintah kecamatan membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal mengatakan, sumur bor di lingkungan kantor kecamatan masih memiliki debit air yang memadai untuk dimanfaatkan dan dibagikan kepada warga.

"Kalau fasilitas yang kita miliki masih bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, tentu kita maksimalkan. Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kebutuhan warga, khususnya dalam kondisi air bersih yang semakin sulit didapat," ujar Dino, Selasa, 6 Oktober 2026.

Warga yang datang mengambil air terlihat membawa jeriken hingga galon untuk menampung air. Untuk menjaga pemerataan distribusi, pihak kecamatan membatasi pengambilan maksimal empat jeriken untuk setiap kepala keluarga, dengan kapasitas sekitar 40 hingga 80 liter.

Dino mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat sekaligus menjaga kebersihan dan fasilitas sumur bor yang digunakan bersama selama kondisi kemarau masih berlangsung.

"Kita manfaatkan apa yang ada untuk membantu warga. Kita jaga bersama fasilitas ini, lalu hemat penggunaan air, jaga kebersihan, dan saling peduli," pungkas Dino. (SABRIANOOR/y)