PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Produksi udang vaname yang dikelola UPT BLUD PBAPL di kawasan tambak Kabupaten Sukamara telah mencapai lebih dari 300 ton dan diperkirakan melebihi 400 ton hingga akhir tahun.

Kepala UPT BLUD PBAPL Wahyu Martha Lukyanto menyampaikan perkembangan tersebut saat kawasan tambak udang vaname ditinjau Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.

Kawasan tambak tersebut saat ini memiliki 72 kolam budi daya, dengan 54 kolam telah dilakukan penebaran.

Sementara itu, kolam lainnya ditargetkan seluruhnya selesai ditebar dalam waktu dekat.

“Untuk saat ini produksi sudah di atas 300 ton. Kalau sampai akhir tahun, estimasi kami bisa melebihi 400 ton,” tegas Wahyu dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Wahyu menyebutkan kapasitas produksi ideal dari sarana tambak yang tersedia saat ini berada pada kisaran 400 hingga 500 ton per tahun.

Produksi setiap kolam berkisar antara 3,5 hingga 4 ton, bergantung pada kondisi dan kapasitas masing-masing kolam.

Dari sisi waktu pemeliharaan, budi daya udang vaname membutuhkan masa pemeliharaan sekitar 120 hingga 140 hari, sedangkan satu siklus secara keseluruhan membutuhkan waktu lebih dari lima bulan. (HERMAWAN DP/R)