BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat peran penyuluh pertanian dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian, khususnya implementasi e-Banper di daerah.
Kepala DPKP Kotim, Yephi, mengatakan penguatan kapasitas penyuluh menjadi salah satu langkah penting agar berbagai program pertanian pemerintah dapat terlaksana secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi petani.
"Peran penyuluh sangat penting karena mereka menjadi ujung tombak dalam pendampingan kepada petani. Karena itu, kapasitas dan koordinasi penyuluh perlu terus diperkuat," ujarnya, Rabu, 7 Oktober 2026.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan koordinasi program strategis Kementerian Pertanian lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dengan tema “Penguatan Peran Penyuluh Pertanian dalam rangka Implementasi e-Banper di Kabupaten Kotawaringin Timur.”
Menurutnya, DPKP Kotim berperan sebagai penghubung sekaligus koordinator di tingkat daerah dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat, terutama melalui penguatan koordinasi bersama para penyuluh pertanian dan pihak terkait.
Ia menjelaskan, melalui penguatan peran penyuluh, implementasi e-Banper di Kotim diharapkan dapat berjalan secara terkoordinasi, tepat sasaran dan transparan.
Selain itu, keberadaan penyuluh di lapangan diharapkan mampu memastikan program pemerintah benar-benar diterima dan memberikan manfaat bagi para petani.
Ia menambahkan, keberhasilan program pertanian tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian serta para pelaku utama sektor pertanian.
"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh dan pelaku utama menjadi kunci untuk mewujudkan program pertanian yang efektif dan berkelanjutan," katanya.
DPKP Kotim pun berkomitmen terus mendorong penguatan penyuluh, memberikan dukungan kepada petani, serta meningkatkan koordinasi agar pembangunan sektor pertanian di Kotim semakin maju dan berdaya saing. (DEVI/j)
DPKP Kotim Perkuat Peran Penyuluh Pertanian dalam Implementasi e-Banper
Bagikan:

SAMPIT –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Komentar (0)
Memuat komentar…







