PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekitar 10 ruas jalan lingkungan di kawasan permukiman Palangka Raya ditargetkan selesai diperbaiki pada 2026 dengan total panjang kurang lebih tiga kilometer.

Pekerjaan tersebut menelan anggaran sekitar Rp3,7 miliar dan menggunakan lapisan aspal panas atau Hot Rolled Sheet (HRS).

Salah satu kawasan yang mendapat penanganan adalah Jalan G. Obos 12 dan sekitarnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Palangka Raya, Sumarsono, mengatakan pekerjaan ditargetkan rampung pada Oktober agar segera bisa digunakan masyarakat.

“Ini merupakan program Wali Kota Palangka Raya untuk meningkatkan dan memperbaiki infrastruktur lingkungan perumahan serta permukiman. Tahun ini, kami menganggarkan penanganan sejumlah ruas jalan,” katanya, Rabu, 7 Oktober 2026.

Menurutnya, perbaikan jalan lingkungan diarahkan untuk memperlancar mobilitas warga yang sehari-hari bergantung pada akses di kawasan permukiman.

Selain permukaan jalan, kondisi drainase juga menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan munculnya genangan ketika hujan deras.

“Harapannya pekerjaan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas dan aktivitas warga,” ujarnya.

Penanganan infrastruktur permukiman akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun berikutnya dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Sejumlah saluran drainase juga masuk dalam rencana perbaikan.

Pada 2026, Dinas PUPR Kota Palangka Raya telah menangani beberapa titik drainase strategis, termasuk di Jalan Mutiara 2 dan Jalan Mutiara 3.

Sumarsono mengatakan perbaikan jalan dan drainase perlu berjalan beriringan agar kondisi lingkungan permukiman tidak hanya lebih nyaman dilalui, tetapi juga lebih mampu menghadapi genangan saat hujan.

“Selain jalan, tahun depan kami merencanakan penanganan saluran drainase di beberapa titik. Jadi, peningkatan infrastruktur ini dilakukan secara menyeluruh,” katanya.