PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kota Palangka Raya menempati peringkat pertama dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah berdasarkan jumlah akumulasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) hingga 5 Oktober 2026.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan mengatakan, berdasarkan rekapitulasi per 5 Oktober 2026, tercatat sebanyak 49.704 akun IKD telah teraktivasi.

“Berdasarkan rekap per 5 Oktober 2026, Kota Palangka Raya menempati posisi pertama dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah berdasarkan jumlah akumulasi aktivasi IKD, dengan 49.704 akun teraktivasi,” kata Alman, Kamis, 8 Oktober 2026.

Capaian ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat serta kerja petugas pelayanan Disdukcapil yang terus mendorong percepatan aktivasi IKD.

Selain pelayanan di kantor Disdukcapil, upaya percepatan juga dilakukan melalui kegiatan jemput bola untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Alman menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, seluruh petugas pelayanan dan mitra yang telah mendukung proses percepatan aktivasi IKD di Kota Palangka Raya.

“Terima kasih kepada masyarakat, seluruh petugas pelayanan serta mitra yang terus mendukung percepatan aktivasi IKD. Capaian ini menjadi semangat untuk terus memperluas pelayanan dan menjangkau lebih banyak warga,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat yang belum melakukan aktivasi IKD untuk segera memanfaatkan layanan Disdukcapil Kota Palangka Raya maupun pelayanan jemput bola yang dilaksanakan di lingkungan masyarakat.

Alman berharap peningkatan aktivasi IKD dapat mendukung tertib administrasi kependudukan sekaligus memperluas pemanfaatan layanan administrasi kependudukan secara digital di Kota Palangka Raya. 

“Ayo, Pahari Samandiai. Bersama wujudkan tertib administrasi kependudukan dan Palangka Raya semakin KEREN,” katanya. (MARINI/R)