PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pembangunan ratusan sumur bor di berbagai kabupaten dan kota.

Sumur bor tersebut dibangun untuk mendukung pemadaman karhutla sekaligus memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan selama kemarau panjang.

“Sumur bor yang kami bangun ada dua jenis. Satu khusus mendukung pemadaman karhutla, dan satu lagi untuk pemadaman karhutla sekaligus sebagai sumber air bersih bagi masyarakat,” kata Agustiar dalam keterangnnya seperti dikutip Borneonews pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Dalam pertemuan dengan Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, Gubernur menerima informasi masih adanya permintaan pembangunan sumur bor di sekitar 15 lokasi.

Permintaan tersebut terutama berada di wilayah pesisir dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Kumai.

Agustiar kemudian menginstruksikan Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining untuk menindaklanjuti kebutuhan pembangunan sumur bor tersebut. “Pasti kami hadir. Kalau ada permintaan, kami pastikan untuk membantu,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng dalam menangani dampak kemarau panjang dan karhutla melalui pemadaman serta penyediaan air bersih bagi masyarakat. (HERMAWAN DP/R)