PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 50 pelajar di Palangka Raya mengikuti pemilihan Duta Baca 2026 yang diarahkan bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menyiapkan anak muda menjadi penggerak budaya membaca di sekolah dan lingkungan sekitarnya.

Peserta terdiri atas 25 pelajar SMP/MTs sederajat dan 25 pelajar SMA/SMK/MA sederajat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya, Yohn B Pangaribuan, mengatakan Duta Baca diharapkan mampu membawa pengaruh nyata setelah kompetisi selesai.

“Kami melakukan pemilihan Duta Baca yang merupakan momentum untuk merayakan kecintaan kita terhadap literasi, sekaligus mengapresiasi upaya para penerus bangsa dalam membaca dan memperluas pengetahuan,” katanya, Kamis, 8 Oktober 2026.

Menurutnya, kemampuan literasi saat ini tidak lagi hanya diukur dari kebiasaan membaca buku.

Generasi muda juga dituntut mampu memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, serta memilah berbagai informasi yang mereka terima.

Karena itu, Duta Baca diharapkan menjadi contoh bagi teman sebaya dalam membangun kebiasaan membaca dan berbagi pengetahuan.

Mereka juga didorong lebih bijak menghadapi derasnya informasi, terutama di ruang digital.

“Semangat literasi jangan hanya menjadi sebuah program, tetapi harus tumbuh menjadi budaya. Melalui budaya gemar membaca dan kemampuan mengolah informasi dengan baik, kita berharap lahir generasi yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujarnya.

Dalam proses pemilihan, peserta telah mengikuti sejumlah tahapan seleksi hingga mengerucut menjadi enam besar pada masing-masing jenjang sejak 17 September 2026.

Para finalis kemudian bersaing memperebutkan Juara I hingga III serta Harapan I hingga III.

Keberadaan Duta Baca nantinya diharapkan tidak berhenti pada gelar.

Peran mereka justru diuji setelah kompetisi selesai, yakni sejauh mana mampu mengajak pelajar lain menjadikan membaca dan mengolah informasi sebagai kebiasaan sehari-hari.