BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasangan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah 2026, Muhammad Lintang Susanto dan Yunisa Nasella Evansa (Asel), bersama Apoteker Novanita Puspa Kencana, S.Farm., Apt., M.H.Kes., sukses menghadirkan produk inovasi olahan Bawang Dayak bernama Balemba.
Balemba merupakan produk inovasi hilirisasi bawang Dayak atau bawang lemba yang diolah menjadi sediaan obat sirup praktis. Kehadiran produk ini berakar dari keresahan terhadap pengolahan bawang Dayak tradisional yang selama ini tertinggal dan hanya dijual mentah di pasar tanpa kemasan layak, sehingga potensi besar Desa Wisata Sei Gohong belum terserap secara optimal.
Melalui proyek advokasi pariwisata Gerilya, inovasi ini dirancang untuk memberikan multiplier effect langsung bagi perekonomian masyarakat desa wisata. Peningkatan nilai tambah produk berdampak signifikan pada lonjakan serapan pasokan dari petani lokal, di mana produksi bahan baku yang mulanya hanya berkisar beberapa kilogram kini meningkat drastis hingga 2 ton per bulan.
Keterlibatan aktif warga mulai dari proses budidaya, pengolahan, hingga penjagaan rantai pasok berhasil membuka lapangan pekerjaan baru dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Langkah ini semakin diperkuat melalui kolaborasi strategis dengan Apoteker Novanita Puspa Kencana guna memastikan standar mutu farmasi dan keamanan produk. Saat ditemui pada 10 Oktober 2026, beliau menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan berinvestasi secara penuh pada proyek yang memberikan manfaat besar bagi kemajuan masyarakat ini.
"Kami siap mendukung dan berinvestasi secara penuh pada project yang bermanfaat ini, karena inovasi seperti Balemba tidak hanya mengangkat potensi kearifan lokal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di desa wisata," ungkap Apoteker Novanita.
Melalui sinergi antara Gerilya dan dukungan dunia farmasi profesional, Balemba diharapkan mampu mengangkat potensi kearifan lokal sekaligus mendongkrak daya tarik wisata berbasis suvenir di Desa Wisata Sei Gohong ke kancah nasional. (Yunisa/H)









