BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Adi Soeseno, menerima audiens Putra dan Putri Kebudayaan Nusantara Kalimantan Tengah 2026, Eztine Meiwa Princia Piter dan Muhammad Swandy.
Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Kepala Disbudpar Kalteng, Palangka Raya, sebagai bagian dari persiapan kedua duta budaya menuju ajang nasional.
Kedua duta akan mewakili Kalimantan Tengah dalam Ajang Pemilihan Putra Putri Kebudayaan Nusantara 2026 yang akan digelar di Auditorium Abdulrahman Saleh, Radio Republik Indonesia (RRI), Jakarta Pusat.
Audiens ini menjadi momen penting untuk memberikan arahan sekaligus dukungan moril kepada keduanya sebelum berangkat ke ibu kota.
Adi Soeseno menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah kepada Duta Tambun Bungai untuk membawa nama baik daerah dan memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah di tingkat nasional.
Ia menegaskan bahwa sebagai duta budaya, keduanya tidak hanya dituntut untuk tampil memukau, tetapi juga harus memiliki wawasan dan pemahaman yang mendalam mengenai kebudayaan Kalteng.
"Kalimantan Tengah memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Setiap daerah mempunyai ciri khas masing-masing, mulai dari adat istiadat, tradisi, kesenian hingga kearifan lokal. Banyak hal yang dapat digali dan diperkenalkan, khususnya dari kebudayaan Dayak," ujar Adi Soeseno, Jumat 9 Oktober 2026.
Menurutnya, generasi muda memegang peran sangat strategis dalam menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan budaya daerah di tengah arus perkembangan zaman.
Penguatan wawasan, kemampuan komunikasi, dan pemahaman budaya menjadi bekal penting bagi para duta dalam membawa identitas Kalimantan Tengah ke panggung nasional.
Adi Soeseno berharap Eztine dan Muhammad Swandy dapat menampilkan semangat Tambun Bungai semangat kebersamaan dan persatuan yang menjadi ciri khas masyarakat Kalteng dalam setiap penampilan mereka.
Keduanya diharapkan menjadi representasi generasi muda yang tidak hanya bangga dengan budaya daerahnya, tetapi juga mampu menceritakannya dengan baik kepada masyarakat luas.
"Kami ingin mereka tidak sekadar berkompetisi, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan budaya Kalimantan Tengah dengan budaya daerah lain di Indonesia. Pertukaran budaya inilah yang akan memperkuat persatuan bangsa," tambahnya.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah berharap semangat dan persiapan yang matang membawa hasil membanggakan.
"Sukses untuk Duta Tambun Bungai. Bawa budaya Kalteng, harumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional!" pungkas Adi Soeseno. (PATHUR/H)









