JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Universitas Muhammadiyah Palangka Raya memperkenalkan inovasi pembelajaran biodiversitas berbasis teknologi di Davao Central College, Filipina.

Salah satu media yang diperkenalkan adalah permainan edukasi berbasis Roblox yang mengangkat ekosistem lahan gambut Kalimantan Tengah.

Ketua Program Studi S1 Pendidikan Biologi UMPR, Dr Fathul Zannah, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat internasional sekaligus pertukaran pengetahuan di bidang pendidikan.

“Kami melaksanakan pengabdian kepada masyarakat internasional sekaligus mempromosikan kreativitas mahasiswa dan berbagi sumber belajar bagi pendidik di tingkat internasional,” katanya di Palangka Raya, Jumat, 9 Oktober 2026.

Kegiatan itu juga melibatkan mahasiswa UMPR, Nazwa Azahra.

Pendekatan yang diperkenalkan menggunakan model ZANNAH Reflective STEM, yakni pembelajaran yang menggabungkan eksplorasi ilmiah, pengembangan gagasan, penerapan solusi berbasis sains dan teknologi serta refleksi.

Peserta di Davao Central College juga menyaksikan video edukasi bertajuk ZANNAH Reflective STEM: From Local Innovation to ASEAN Learning.

Selain itu, permainan berbasis Roblox digunakan untuk mengenalkan karakteristik lahan gambut Kalimantan Tengah, tantangan lingkungan hingga alternatif solusi konservasi secara interaktif.

Tidak hanya melalui media digital, mahasiswa UMPR turut membawa karya ecoprint sebagai bagian dari pertukaran kreativitas lintas budaya.

Karya tersebut sekaligus memperkenalkan pemanfaatan tumbuhan sebagai sumber inspirasi produk yang mendukung prinsip keberlanjutan.

UMPR juga membagikan buku model pembelajaran ZANNAH Reflective STEM kepada pendidik di Davao Central College sebagai referensi pembelajaran.

Fathul mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya menghubungkan biodiversitas lokal Kalimantan Tengah dengan pengembangan pendidikan dan kolaborasi internasional.

Melalui kerja sama itu, UMPR berharap pertukaran pengetahuan dengan institusi pendidikan di Filipina semakin berkembang sekaligus memperkuat literasi biodiversitas dan kepedulian terhadap lingkungan di kawasan ASEAN.

ANTARA