BORNEONEWS, Banjarmasin – Penyebab robohnya rumah subsidi di Kompleks Fadilah 1 Blok E, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, akan ditelusuri melalui investigasi teknis yang melibatkan instansi terkait dan ahli konstruksi.
Pemeriksaan diarahkan untuk memastikan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan kualitas konstruksi bangunan, kondisi tanah, atau faktor teknis lainnya.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kalimantan Selatan, Rahmiyanti Janoezir Pamuntjak, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Banjar untuk mendorong pembentukan tim investigasi.
“Pemprov Kalsel berperan melakukan koordinasi, memberikan masukan, serta mendorong pemerintah kabupaten agar segera mengambil langkah penyelesaian sesuai kewenangan,” katanya di Banjarmasin, Jumat, 9 Oktober 2026.
Hingga saat ini, Disperkim Kalsel belum menerima laporan resmi mengenai kejadian tersebut. Informasi awal justru diketahui melalui media sosial.
Rahmiyanti menegaskan penyebab rumah roboh tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan dugaan.
Karena itu, pemeriksaan teknis diperlukan agar langkah penanganan dan pertanggungjawaban pihak terkait memiliki dasar yang jelas.
Apabila ditemukan pelanggaran atau masalah konstruksi, pemerintah kabupaten dapat mengevaluasi perizinan pembangunan hingga menghentikannya sementara sesuai ketentuan.
Pengembang juga dapat diwajibkan memperbaiki atau membangun ulang rumah yang tidak memenuhi standar teknis.
Jika dalam proses investigasi ditemukan dugaan pelanggaran hukum, hasil pemeriksaan dapat diteruskan kepada kepolisian.
Pemerintah juga didorong melakukan inspeksi terhadap rumah subsidi lain di kawasan dengan kondisi tanah serupa.
“Kemudian melakukan inspeksi mendadak terhadap perumahan bersubsidi lain di kawasan dengan kondisi tanah serupa untuk mendeteksi potensi kerusakan dan mengantisipasi kejadian serupa,” ujar Rahmiyanti.
Pemeriksaan tersebut diharapkan tidak hanya berfokus pada satu bangunan yang roboh, tetapi juga memastikan keamanan rumah-rumah lain di sekitarnya.
ANTARA









