SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan anggaran sekitar Rp2,7 miliar untuk pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Jaksa Agung R Soeprapto hingga simpang Lingkar Utara. Proyek sepanjang sekitar 3 kilometer tersebut direncanakan direalisasikan pada 2027 untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, mengatakan perencanaan pembangunan PJU di jalur tersebut telah rampung. Tahapan berikutnya adalah menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan fisik.

"Perencanaannya sudah selesai. Tinggal penganggaran fisiknya saja. Kemarin kami hitung-hitung itu dari ini lanjutan PJU Jalan Tjilik Riwut ke Jalan Jaksa hingga Lingkar Utara sekitar Rp2,7 miliar. PJU untuk Jalan Jaksa ini sekitar 3 km sampai dengan simpang Lingkar Utara," kata Raihansyah, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, konsep pemasangan PJU di Jalan Jaksa akan sama dengan yang diterapkan pada PJU Jalan Tjilik Riwut, yakni ditempatkan di median jalan. Perencanaan median jalan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan dinas yang menangani.

"Pengerjaannya akan sama seperti PJU di Jalan Tjilik Riwut ini di median jalan. Nanti median jalan juga dengan PU kami juga sudah perencanaannya, jadi spesifikasinya seperti inilah," ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya belum menyampaikan jumlah titik pemasangan PJU. Namun ia memastikan, proyek tersebut dilaksanakan 2027 untuk mendukung pengembangan Bandara H Asan Sampit. 

Jalan Jaksa Agung R Soeprapto merupakan jalur alternatif yang disiapkan ketika Jalan Tjilik Riwut ditutup permanen untuk mendukung pengembangan Bandara H Asan Sampit. Karena itu, ketersediaan penerangan dinilai penting untuk menunjang keselamatan pengguna jalan, terutama saat malam hari.

Sebelumnya, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim telah melakukan pemeliharaan pada sebagian ruas Jalan Jaksa menggunakan material agregat sepanjang sekitar 800 hingga 900 meter. Ruas tersebut juga direncanakan mendapat pengaspalan tahun ini. (DEWI PATMALASARI/j)