JAKARTA –

BORNEONEWS, Moskow – Presiden Rusia Vladimir Putin mendorong Amerika Serikat untuk tetap menempuh jalur diplomasi dan mencapai kesepakatan dengan Iran terkait ketegangan yang berlangsung.

Pesan itu disampaikan Putin dalam percakapan telepon dengan Presiden AS Donald Trump pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Juru Bicara Kremlin Yury Ushakov mengatakan Putin menilai peluang penyelesaian diplomatik masih terbuka.

“Vladimir Putin secara khusus menekankan bahwa peluang diplomasi terkait Iran masih jauh dari selesai. Upaya untuk mencapai kesepakatan dengan Iran adalah hal yang mungkin dan perlu dilakukan,” kata Ushakov.

Menurut Kremlin, Trump menyambut keterlibatan Rusia dalam upaya penyelesaian persoalan Iran.

Rusia juga kembali menyampaikan usulan mengenai pemindahan uranium yang telah diperkaya sebagai bagian dari opsi diplomatik.

“Donald Trump tidak mengabaikan pernyataan tersebut dan menyambut baik keterlibatan Rusia dalam menyelesaikan situasi soal Iran,” ujar Ushakov.

Dalam percakapan itu, Trump disebut menyatakan kesediaannya untuk terus berdiskusi dengan Putin mengenai perkembangan situasi.

Putin juga memberi tahu Trump bahwa dirinya telah membahas persoalan Iran secara rinci dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat berada di Turkmenistan.

Kremlin tidak merinci lebih jauh isi pembicaraan Putin dengan Pezeshkian maupun bentuk konkret kesepakatan yang didorong Rusia.

ANTARA