JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Bank Mandiri menghadirkan layanan emas yang terintegrasi langsung di aplikasi Livin’ by Mandiri setelah memperoleh lisensi bulion dari Otoritas Jasa Keuangan.

Melalui layanan tersebut, nasabah dapat membuka tabungan emas, membeli dan menjual emas, mencicil, menitipkan, hingga menarik emas fisik dalam satu aplikasi.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari mengatakan layanan ini dirancang untuk mempermudah masyarakat mengakses investasi emas secara digital.

“Emas terbukti tetap menjadi instrumen investasi yang diminati di tengah dinamika ekonomi global. Melalui layanan emas di Livin’ by Mandiri, kami tidak sekadar menyediakan etalase jual-beli emas digital,” kata Saptari.

Nasabah dapat membuka Tabungan Emas dengan pilihan produk seperti ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku.

Setoran awal dimulai dari 0,02 gram atau sekitar Rp50.000.

Bank Mandiri juga menyediakan KSM Emas atau Kredit Serbaguna Mandiri Emas untuk pembelian emas secara cicilan.

Setelah cicilan lunas, emas akan masuk ke saldo Tabungan Emas dan dapat dijual, dibeli kembali, atau dikonversi menjadi emas fisik.

Nasabah yang ingin menarik emas dalam bentuk batangan dapat menggunakan fitur Ambil Emas.

Pengambilan fisik disiapkan melalui ATM Emas Bank Mandiri maupun jaringan kantor cabang.

Bank Mandiri juga menyiapkan sejumlah fitur lanjutan, antara lain Multiguna Emas untuk pinjaman dengan agunan emas, Autodebet Emas untuk pembelian rutin, serta Transfer Emas antar pengguna Livin’.

Layanan ini menjadi bagian dari pengembangan bisnis bulion perbankan yang tengah didorong OJK untuk memperkuat ekosistem emas nasional.

ANTARA