BORNEONEWS, Sampit - Balapan liar (Bali) yang selama ini sering dilakukan ternyata tidak hanya sebatas adu kecepatan kuda besi saja, tetapi juga menjadi ajang taruhan.
"Beberapa waktu lalu kami temukan ada taruhan dalam aksi bali tersebut," ungkap Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan, Selasa (17/1/2017).
Taruhan yang dilakukan berupa uang dan juga barang. Mereka yang menjadi pemenangnya adalah yang lebih dulu mencapai garis finish.
Taruhan bahkan tidak hanya para joki motor saja, tetapi penonton pun ikut adu keberuntungan dengan joki motor yang dipertaruhkannya.
"Untuk lebih lanjutnya masih kami telusuri. Tetapi taruhan dan judi ada di dalam aksi balapan liar itu," kata Hendra.
Sebelumnya, polisi mengungkap adanya tindak pidana lain dalam lingkungan balapan liar yakni penggunaan narkoba serta minuman keras.
"Kalau sudah mengonsumsi narkoba, maka tindakan (hukum) yang kami lakukan akan lain lagi," kata Hendra.
Hendra menegaskan pihaknya tidak akan berhenti menertibkan aksi balapan liar hingga benar-benar hilang. Polisi terus meningkatkan volume patroli demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Kotim, khususnya kota Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








