BORNEONEWS, Palangka Raya - Pembuatan kanal atau saluran air menjadi salah satu langkah yang diminta untuk mendukung pemadaman dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ruas jalan lintas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta alat berat segera dikerahkan untuk membuat kanal atau saluran air di sekitar lokasi kebakaran saat melihat titik api.
“Segera tempatkan ekskavator ke sini, buat kanal atau saluran air di sekitar lokasi untuk mendukung penanganan kebakaran,” kata Agustiar dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Permintaan tersebut ditujukan untuk mendukung upaya pemadaman dan pengendalian api di kawasan yang mengalami kebakaran lahan tersebut.
Penanganan di lokasi dilakukan bersama petugas dan relawan setelah Agustiar melihat titik api di ruas jalan lintas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama.
Sebelum turun ke lokasi kebakaran, Agustiar mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah menyampaikan sejumlah kebutuhan tambahan peralatan, antara lain drone thermal, masker KN95, sepeda motor roda tiga, dan kacamata pelindung atau goggles. (HERMAWAN DP/Y)









