BORNEONEWS, Aden - Pemerintah Yaman secara resmi melayangkan surat kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Dewan Keamanan PBB menyusul serangan yang dilancarkan milisi Houthi terhadap Bandara Internasional Aden pada Rabu dini hari (7/10).
Dalam surat tersebut, Yaman mendesak badan dunia itu untuk mengecam keras aksi penyerangan, menuntut pertanggungjawaban para pelaku, serta menerapkan secara penuh embargo senjata yang dijatuhkan terhadap kelompok milisi tersebut.
Sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Yaman, Saba, pemerintah menyatakan bahwa penanganan ancaman bersenjata itu memerlukan penyelesaian menyeluruh hingga ke akar permasalahan, yaitu masih dikuasainya sebagian wilayah negara oleh kelompok milisi tersebut.
Yaman menilai kekuatan bersenjata yang dimiliki Houthi juga menjadi akar permasalahan konflik karena digunakan untuk menyerang masyarakat sipil, merusak fasilitas publik, dan mengancam keamanan jalur pelayaran internasional di kawasan tersebut.
ANTARA









