PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menargetkan pembangunan rice milling plant (RMP) atau fasilitas penggilingan padi modern di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, rampung pada 2026 dan mulai beroperasi pada 2027.

Target tersebut disampaikan Agustiar saat meninjau pembangunan fasilitas penggilingan padi modern tersebut.

“Pembangunan ditargetkan selesai tahun ini dan mulai beroperasi tahun depan. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung pengolahan hasil panen petani di Kalimantan Tengah,” ujar Agustiar dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Menurutnya, keberadaan RMP diharapkan dapat mendukung pengolahan hasil panen padi di Kalimantan Tengah sehingga hasil produksi pertanian dapat diolah di daerah sendiri.

Agustiar mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hilirisasi pertanian dan meningkatkan nilai tambah hasil panen di daerah.

Pengembangan pengolahan hasil panen perlu diimbangi dengan upaya menjaga produktivitas sektor hulu agar produksi padi dapat berkelanjutan.

Dengan target penyelesaian pada 2026, RMP di Desa Lampuyang diharapkan dapat mulai menjalankan fungsinya pada tahun berikutnya untuk mendukung pengolahan hasil panen petani.

Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyambut baik pembangunan RMP yang diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pertanian di Kecamatan Teluk Sampit dan sekitarnya. (HERMAWAN DP/R)