SAMPIT –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyiapkan sejumlah layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Layanan ini meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian oksigen, hingga terapi nebulisasi atau uap untuk membantu menangani keluhan pernapasan.

Layanan dapat diakses masyarakat di empat titik di Pangkalan Bun, yakni Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kobar, Klinik PKU Muhammadiyah, praktik dr. Agma, dan Sentra Sehat Citra Borneo Indah (CBI) Group.

Dinas Kesehatan Kobar juga menyiagakan 87 Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di berbagai wilayah untuk memberikan pertolongan awal kepada warga.

Baru-baru ini Kepala Dinkes Kobar, Hardino, mengatakan masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan dapat mendatangi Puskesmas induk. Sementara warga yang tinggal jauh dari fasilitas tersebut dapat memanfaatkan Pustu terdekat karena telah dilengkapi dengan oksigen.

“Di tengah status udara yang seperti ini, bila ada yang sakit bisa ke Puskesmas induk. Jika jauh, maka yang paling dekat dari tempat tinggalnya adalah Puskesmas Pembantu. Setiap Pustu sudah ada oksigennya,” ujar Hardino, Kamis, 8 Oktober 2026.

Menurut Hardino, keberadaan Pustu menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di desa dan memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan utama.

Secara keseluruhan, terdapat 87 Pustu di wilayah Kabupaten Kobar yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan pertolongan awal.

Berikut daftar lokasi layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak kabut asap di Kobar:

1. Markas PMI Kobar

Markas PMI Kobar menyediakan pelayanan kesehatan gratis selama 24 jam setiap hari. Fasilitas yang tersedia mencakup pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian oksigen, penggunaan oxygen concentrator, serta terapi nebulisasi.

PMI juga menyediakan area istirahat yang diperuntukkan bagi kelompok rentan, seperti balita, lansia, dan ibu hamil. Lokasi pelayanan berada di Jalan Sutan Syahrir Nomor 18, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun.

2. Klinik PKU Muhammadiyah

Klinik PKU Muhammadiyah turut menyediakan layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan kesehatan, konsultasi dengan tenaga medis, serta pemberian oksigen sesuai kondisi dan kebutuhan pasien.

Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut pada Senin sampai Kamis pukul 08.00–11.30 WIB. Sementara pada Jumat dan Sabtu, pelayanan dibuka pukul 08.00–10.30 WIB.

Klinik ini beralamat di Jalan Ahmad Yani Kilometer 7, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun.

3. Praktik dr. Agma

Bagi masyarakat yang mengalami keluhan batuk, sesak napas, maupun asma, praktik dr. Agma menyediakan layanan nebulisasi atau terapi uap secara gratis.

Pelayanan tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 16.00 sampai 20.00 WIB. Lokasinya berada di Jalan Ahmad Wongso RT 19, tepatnya di samping Indomaret pada pertigaan Delima, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun.

4. Sentra Sehat Citra Borneo Indah

Sentra Sehat CBI Group juga menghadirkan posko pelayanan kesehatan gratis untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.

Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan kesehatan dasar untuk kondisi darurat, konsultasi kesehatan, penyediaan ruang bebas asap, serta informasi dan edukasi kesehatan.

Apabila kondisi pasien memerlukan penanganan lebih lanjut, petugas dapat memberikan rujukan ke Puskesmas atau RSUD.

Pelayanan dibuka pada Senin sampai Jumat, pukul 08.30–11.30 WIB dan dilanjutkan pukul 13.30–16.00 WIB.

Lokasinya berada di Jalan Ahmad Yani Kilometer 1, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun.

Dengan tersedianya berbagai fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan dapat segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan selama kabut asap masih berdampak pada kualitas udara. 

Batuk yang berkelanjutan, sesak napas, mata perih, dan keluhan pernapasan lainnya perlu mendapat perhatian agar dapat ditangani sesuai kondisi pasien. (NURITA/R)