BORNEONEWS, Jakarta – Perbedaan cara merawat bayi antara orang tua dan kakek-nenek cukup sering terjadi. Nasihat yang diwariskan dari pengalaman masa lalu kadang berbeda dengan rekomendasi kesehatan yang berlaku saat ini.
Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI mengingatkan agar perbedaan tersebut tetap dibicarakan dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan anak.
Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso mengatakan kakek-nenek umumnya memberikan saran karena rasa sayang dan pengalaman mereka selama membesarkan anak.
“Kita tentu perlu menghormati orang tua dan kakek-nenek, karena pada umumnya mereka memberikan nasihat berdasarkan pengalaman dan rasa sayang kepada cucunya,” kata Piprim, Senin, 12 Oktober 2026.
Namun, orang tua juga perlu memahami bahwa pengetahuan medis terus berkembang. Cara yang dulu dianggap baik belum tentu masih dianjurkan saat ini.
Karena itu, ketika muncul perbedaan pola asuh, Piprim menyarankan orang tua menjelaskan dengan santun dan mengajak anggota keluarga berdiskusi.
Jika masih ragu, orang tua dan kakek-nenek juga bisa berkonsultasi bersama dokter anak agar mendapat penjelasan dari sumber yang sama.
Salah satu contoh yang perlu diperhatikan adalah pemberian telur mentah atau setengah matang kepada bayi.
Praktik tersebut mungkin dilakukan dengan tujuan menambah kekuatan atau membantu pertumbuhan anak. Namun, telur mentah berisiko mengandung bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan infeksi serius.
“Prinsipnya, tradisi yang baik tentu boleh dipertahankan, tetapi apabila suatu praktik berpotensi membahayakan kesehatan anak, maka keselamatan anak harus didahulukan,” ujarnya.
Menurut Piprim, pengasuhan bayi sebaiknya menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga yang ikut merawat.
Artinya, informasi mengenai makanan, keamanan, dan perawatan bayi juga perlu dipahami bersama agar tidak terjadi perbedaan tindakan yang justru berisiko bagi anak.
“Kami di IDAI mengajak seluruh keluarga, termasuk kakek-nenek, untuk bersama-sama merawat anak berdasarkan kasih sayang yang dilandasi ilmu pengetahuan,” katanya.
Perhatian terhadap pola asuh bayi kembali muncul setelah adanya pemberitaan mengenai seorang bayi di Surabaya yang dilaporkan meninggal setelah diduga diberi telur mentah oleh neneknya.
Namun, penyebab kematian dalam kasus tersebut tetap harus mengacu pada hasil pemeriksaan dan keterangan medis yang berwenang.
IDAI mengingatkan orang tua untuk memastikan makanan dan perawatan yang diberikan kepada bayi sesuai usia serta rekomendasi tenaga kesehatan.
ANTARA









