JAKARTA –

BORNEONEWS, Bangkok - Warga lokal perlu dilibatkan dalam memperkuat upaya pemerintah menangani kebakaran hutan karena warga lokal berada paling dekat dengan lokasi dan bisa menjadi mitra penting, menurut peneliti iklim Thailand, Atsamon Limsakul.

“Saya pikir masyarakat lokal sangat penting (untuk terlibat dalam) menyelesaikan masalah ini, karena mereka tinggal di komunitas lokal. Mereka dapat mengawasi apa yang terjadi di sana dan memberikan informasi tentang apa yang terjadi,” kata Limsakul di Bangkok, Senin.

Limsakul, yang menjabat sebagai Direktur Bagian Penelitian Adaptasi Perubahan Iklim di Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (MNRE) Thailand, menyampaikan hal tersebut di sela-sela acara “HERA Extreme Heat Reporting Training and Fellowship”.

Menurut Limsakul, warga yang tinggal di komunitas setempat dapat memantau kondisi dan menyampaikan informasi lebih cepat, sehingga pemerintah dapat merespons segera setelah menerima laporan dari lapangan.

Limsakul menilai bahwa jaringan lokal sangat penting untuk dibangun, dan menyebut mekanisme yang mengajak warga terlibat perlu dikembangkan, karena persoalan tersebut berawal dari aktivitas di tingkat komunitas, seperti pembukaan lahan dan pengelolaan sisa tanaman.

Selain itu, dia juga menyoroti peran sektor swasta yang memiliki sumber daya untuk bergerak, karena menurutnya kerja sama yang erat antara swasta dan pemerintah dapat membantu mempercepat penanganan di lapangan.

Limsakul juga menyebutkan bahwa Thailand menghadapi tantangan yang serupa, yaitu pembakaran lahan pertanian di wilayah utara pada Maret hingga Mei. Karena itu, dia memandang persoalan tersebut sebagai tantangan bersama yang perlu dihadapi secara kolektif.

Dia menambahkan bahwa dampak asap akibat kebakaran hutan bersifat regional dan dirasakan hingga Singapura, Malaysia, dan Thailand selatan. Menurutnya, negara-negara tetangga dapat duduk bersama dan saling belajar untuk menemukan cara penanganan yang tepat.

Limsakul pun menegaskan bahwa pendekatan yang memperhitungkan aktivitas dan kebutuhan warga setempat akan membuka jalan bagi solusi yang lebih berkelanjutan, sejalan dengan upaya pemerintah di berbagai negara kawasan.

ANTARA