PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah menuntaskan penyaluran bantuan pangan pemerintah pusat hingga 100 persen untuk sekitar 212 ribu penerima di wilayah setempat. Penyaluran terakhir tersebut telah diselesaikan pada September 2026.

Pemimpin Wilayah atau Pimwil Bulog Kalteng, Erwin Budiana mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, bantuan pangan pemerintah pusat baru selesai kami salurkan sampai 100 persen untuk wilayah Kalimantan Tengah, dengan jumlah sekitar 212 ribu penerima. Terakhir kami salurkan sampai September kemarin,” ujar Erwin saat ditemui setelah kegiatan Penguatan Pasokan dan Distribusi Beras Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID Provinsi Kalteng di Gudang Bulog Palangka Raya atau Selasa, 13 Oktober 2026.

Ia mengungkapkan, pemerintah berencana kembali menyalurkan bantuan pangan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2026. Namun, pelaksanaannya masih menunggu penetapan data penerima dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Bulog bertugas melaksanakan penyaluran bantuan, sedangkan penetapan penerima manfaat bukan menjadi kewenangan pihaknya. Karena itu, Bulog masih menunggu data resmi sebelum memulai penyaluran untuk periode berikutnya.

“Rencananya akan ada bantuan pangan pemerintah pusat kembali untuk periode Oktober, November, dan Desember. Untuk penerimanya, kami masih menunggu data dari Badan Pangan Nasional karena kami hanya melaksanakan penyaluran,” jelasnya.

Erwin menegaskan, data penerima menjadi dasar penting dalam pelaksanaan program bantuan pangan agar penyaluran dapat dilakukan sesuai ketentuan pemerintah. Setelah data tersebut diterima, Bulog akan menjalankan tugas distribusi sesuai penugasan yang diberikan.

Program bantuan pangan pemerintah pusat diharapkan dapat membantu menjaga pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya kelompok penerima manfaat.

Di tengah dinamika harga pangan, bantuan tersebut juga menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Meski penyaluran untuk periode Oktober hingga Desember masih menunggu data penerima, Bulog Kalteng menyatakan siap melaksanakan penugasan berikutnya setelah seluruh persiapan dan ketentuan dari pemerintah pusat ditetapkan.(TESTI PRISCILLA)