PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Bank Kalteng mencatat laba bersih Rp317,62 miliar hingga September 2026 atau tumbuh 2,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp310,12 miliar.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Kalteng Tuk Yulianto mengatakan pertumbuhan tersebut juga dibarengi peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan.

“Pertumbuhan Bank Kalteng semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat melalui akses pembiayaan, termasuk bagi UMKM dan layanan transaksi yang lebih mudah,” kata Tuk Yulianto, Selasa, 13 Oktober 2026.

Hingga September 2026, nilai kredit dan pembiayaan Bank Kalteng mencapai Rp12,36 triliun atau tumbuh 7,50 persen secara tahunan.

Sementara pada tahun buku 2025, bank milik pemerintah daerah tersebut membukukan laba bersih sekitar Rp368 miliar atau meningkat 14,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Total aset pada 2025 mencapai Rp20,4 triliun atau tumbuh 21,46 persen secara tahunan.

Pertumbuhan juga tercatat pada dana pihak ketiga yang mencapai Rp13,8 triliun atau naik 28,01 persen. Adapun penyaluran kredit pada periode yang sama mencapai Rp11,7 triliun atau tumbuh 9,42 persen dibandingkan 2024.

Kinerja tersebut kemudian mendapat pengakuan melalui penghargaan Champion of Growth kategori Bank BPD Sumatera-Kalimantan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026.

Penilaian penghargaan menggunakan laporan keuangan 2023 hingga 2025 dengan bobot terbesar pada kinerja 2025.

Direktur Utama Bank Kalteng Maslipansyah mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap pertumbuhan bisnis dan kinerja perusahaan.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas pertumbuhan Bank Kalteng dan kerja bersama seluruh insan perusahaan, didukung kepercayaan nasabah dan pemegang saham,” ujarnya.

Bank Kalteng menyatakan akan terus menjaga pertumbuhan bisnis dengan memperluas pembiayaan dan layanan transaksi kepada masyarakat.