BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni mengatakan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah difokuskan pada titik api yang mengarah ke zona inti agar tidak meluas dan mengancam keanekaragaman hayati.
Raja Juli mengatakan, berdasarkan hasil rapat bersama kepala balai dan sejumlah pemangku kepentingan pada malam sebelumnya, api belum memasuki wilayah inti.
“Alhamdulillahnya belum masuk wilayah inti, dan oleh karena itu kita usahakan untuk mengejar kepala api yang ada di yang mengarah ke zona inti, agar nanti tidak melebar ke zona inti,” kata Raja Juli di Palangka Raya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Ia mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Manggala Agni, Kementerian Kehutanan, BPBD, pemerintah daerah, dan relawan.
Koordinasi ini dilakukan untuk mengatasi sejumlah persoalan yang ditemukan dalam penanganan kebakaran, terutama titik api yang mengarah ke zona inti.
Raja Juli berharap upaya bersama tersebut dapat mencegah api memasuki kawasan inti dan merusak keanekaragaman hayati, khususnya habitat orangutan.
Terkait luas lahan terbakar yang mengarah ke zona inti, ia mengatakan data tersebut masih akan dihitung sebelum disampaikan kepada publik.
“Kita hitung nanti ya, kita hitung yang benar, tapi nanti secara transparan kita sampaikan nanti ke publik,” ujarnya. (HERMAWAN DP/R)
Menhut Ingatkan Titik Api Zona Inti Habitat Orangutan
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Balai Bahasa Kalteng Gelar Webinar Etnisitas dan Ekologi Bahasa, Hadirkan Pakar Malaysia
Pemprov Kalteng Siapkan Bantuan Pangan untuk Hampir 5.000 Penerima Terdampak Karhutla
Pemprov Kalteng Salurkan Masker dan Vitamin untuk Masyarakat Terdampak Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Berdoa agar Karhutla Berakhir
Pemprov Kalteng Gelar Istighosah dan Doa Bersama Hadapi Karhutla
Ribuan Santri Gelar Istighatsah, Doakan Kalteng Bebas Karhutla dan Kabut Asap
Komentar (0)
Memuat komentar…






