BORNEONEWS, Palangka Raya – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Cabang Kalimantan Tengah mendukung pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis atau PKG melalui optimalisasi klinik milik perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Fasilitas tersebut dinilai berpotensi memperluas akses pelayanan kesehatan bagi pekerja maupun masyarakat yang tinggal di sekitar perkebunan.
Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Rawing Rambang mengatakan perusahaan anggota GAPKI umumnya memiliki klinik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program kesehatan pemerintah.
Menurutnya, keberadaan klinik di wilayah perkebunan menjadi salah satu peluang untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Perusahaan-perusahaan yang jadi anggota Gapki itu kan biasanya memiliki klinik. Jadi semua fasilitas yang ada di sekitar kebun itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar kebun, selain pegawai perusahaan, misalnya buruh perusahaan," kata Rawing kepada Borneonews pada Rabu, 13 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, pelayanan klinik perusahaan tidak selalu terbatas bagi karyawan. Masyarakat yang bukan pekerja perusahaan juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan melalui kerja sama dengan fasilitas kesehatan milik pemerintah.
"Skema kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan program PKG, khususnya di kawasan perkebunan yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan lebih dekat dengan tempat tinggal masyarakat," tambah Mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng ini lagi.
Selain meningkatkan akses, pemeriksaan kesehatan juga penting untuk mendorong deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, masyarakat diharapkan semakin memahami kondisi kesehatannya.
"GAPKI Kalteng berharap dukungan perusahaan perkebunan terhadap program PKG dapat terus diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait," tuturnya.
Dengan demikian, fasilitas kesehatan yang tersedia di lingkungan perkebunan dapat memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi pekerja, tetapi juga masyarakat sekitar.(TESTI PRISCILLA/R)









