PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah memastikan ketersediaan beras masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penyaluran hingga akhir 2026. Saat ini, stok beras yang dikuasai Bulog Kalteng mencapai sekitar 12.000 ton.

Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng, Erwin Budiana, mengatakan jumlah tersebut masih memadai dibandingkan dengan perkiraan kebutuhan penyaluran yang menjadi penugasan Bulog hingga penghujung tahun.

“Stok beras secara keseluruhan sampai dengan saat ini kami memiliki sebanyak 12.000 ton. Kalau dibandingkan dengan kebutuhan penyaluran yang ditugaskan kepada Bulog, stok ini masih mencukupi sampai akhir tahun,” kata Erwin saat ditemui di Gudang Bulog Palangka Raya pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, kebutuhan beras untuk penyaluran bantuan pangan pemerintah pusat diperkirakan mencapai sekitar 6.200 ton.

Selain bantuan pangan, Bulog juga memiliki kewajiban penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kebutuhan untuk program tersebut diperkirakan mencapai sekitar 500 ton hingga akhir tahun.

Dengan demikian, total kebutuhan penyaluran beras yang diperhitungkan Bulog Kalteng hingga akhir 2026 mencapai sekitar 6.700 ton. Jumlah tersebut masih berada di bawah stok yang tersedia saat ini.

Berdasarkan perhitungan itu, Erwin memperkirakan Bulog masih memiliki sisa stok sekitar 5.000 hingga 6.000 ton setelah memenuhi kewajiban penyaluran sampai akhir tahun.

Cadangan tersebut menjadi modal penting untuk menjaga ketersediaan beras di wilayah Kalimantan Tengah.

Meski stok dinilai aman, Bulog tetap menyiapkan langkah penambahan persediaan melalui penyerapan hasil panen petani lokal. Erwin masih menunggu potensi panen yang diperkirakan mulai tersedia pada awal 2027.

“Insyaallah awal tahun sudah ada panen sehingga kami bisa melakukan penambahan stok,” ujarnya.

Penyerapan hasil panen tersebut diharapkan dapat memperkuat cadangan beras Bulog sekaligus mendukung kesinambungan pasokan pangan di Kalimantan Tengah.

Dengan stok yang tersedia dan peluang penambahan dari produksi lokal, Bulog berupaya memastikan kebutuhan penyaluran pemerintah serta masyarakat tetap terpenuhi.(TESTI PRISCILLA/R)