PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya mendapat alokasi terbesar dalam pengadaan 150 ton beras premium dari Makassar, Sulawesi Selatan, yang didistribusikan ke tiga wilayah di Kalimantan Tengah.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Kalimantan Tengah Erwin Budiana menyebutkan, Palangka Raya mendapat alokasi 75 ton, Kabupaten Kotawaringin Timur 50 ton, dan Kabupaten Kapuas 25 ton.

Pengadaan beras premium tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pasokan di tiga wilayah utama pencatatan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kalimantan Tengah.

Beras tersebut didatangkan dari Makassar untuk memperkuat ketersediaan beras premium di tengah keterbatasan infrastruktur produksi beras premium di Kalimantan Tengah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Yuliansah Andrias menjelaskan, pengadaan dilakukan melalui skema Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), dengan Bank Indonesia memfasilitasi biaya angkut.

Skema tersebut bertujuan mengendalikan biaya distribusi sehingga harga jual beras di wilayah tujuan diupayakan lebih terjangkau, bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama pihak terkait mengawal kelancaran distribusi agar pasokan dan harga beras di pasaran tetap terjaga. (HERMAWAN DP/j)