BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palangka Raya mengalokasikan sekitar Rp65 miliar pada 2026 untuk menangani lebih dari 90 ruas jalan.
Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya Fahrial Anchar mengatakan nilai anggaran tersebut sudah termasuk biaya konsultan.
“Dengan jumlah ruas yang ditangani mencapai lebih dari 90, perencanaan dan pembagian anggaran menjadi hal penting agar setiap pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Fahrial, Selasa, 13 Oktober 2026.
Menurutnya, anggaran itu digunakan untuk penanganan ruas jalan yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya.
Biaya konsultan menjadi salah satu komponen dalam pembiayaan program tersebut, baik untuk kebutuhan perencanaan teknis maupun pengawasan sesuai lingkup pekerjaan.
Fahrial mengatakan keterlibatan konsultan diperlukan untuk membantu memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai spesifikasi dan standar teknis.
Dengan jumlah ruas yang cukup banyak, pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan juga menjadi bagian penting agar anggaran yang tersedia dapat digunakan sesuai perencanaan.
Selain penyelesaian pekerjaan, kualitas hasil pembangunan dan daya tahan jalan menjadi perhatian agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka lebih panjang.
Fahrial berharap anggaran sekitar Rp65 miliar tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kondisi infrastruktur jalan sekaligus menjaga efektivitas penggunaan anggaran daerah.
“Melalui anggaran sekitar Rp65 miliar pada 2026 tersebut, Dinas PUPR Kota Palangka Raya mudah-mudahan dapat meningkatkan kondisi infrastruktur jalan sekaligus memastikan penggunaan uang daerah berjalan efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. (MARINI/j)









