JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Pelatih Manchester City Enzo Maresca mengatakan, kekalahan timnya dengan skor 2-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada laga lanjutan Liga Champions 2026/2027 di Stadion Etihad, Kamis 15 Oktober 2026 menjadi pelajaran penting.

"Kami mesti belajar dari sana dan bergerak maju," ujar Maresca, dikutip dari laman Manchester City. Menurut juru taktik asal Italia tersebut, City semestinya tidak kebobolan dua gol terlebih dahulu dari tim berkualitas tinggi seperti PSG.

Gol-gol dari penyerang sayap PSG, Desire Doue (13') dan Ousmane Dembele (15'), membuka kebuntuan pertandingan tersebut dan membuat City kelimpungan.

PSG bahkan sempat unggul 3-0 setelah Vitinha turut menggoreskan namanya di papan skor pada menit ke-32.

City memperkecil jarak menjadi 3-1 lewat gol Erling Haaland pada menit ke-53. Namun, PSG menambah gol dari Maghnes Akliouche (63') dan gol kedua Haaland (75') membuat laga tuntas dengan skor 4-2.

Maresca mengakui, setelah gol Doue dan Dembele yang berjarak tidak lebih dari dua menit, City kehilangan keseimbangan.

Jarak antarpemain mereka melebar dan itu dimanfaatkan PSG untuk terus menekan.

"Kami kesulitan, tetapi pada babak kedua kami membuat perubahan dan melakukan penyesuaian sehingga kami lebih baik," tutur Maresca.

Dia pun melontarkan pujian untuk PSG yang disebutnya sebagai salah tim terbaik di Eropa saat ini. Maresca menilai, PSG memperlihatkan strategi menekan yang baik.

"Saya menyukai laga melawan PSG. Mereka berani. Saya mengetahui bagaimana cara mereka melakuan tekanan. Ketika menguasai bola, mereka tampil dinamis," kata dia.

Hasil negatif saat bersua PSG membuat Manchester City kini berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Champions 2026/2027 dengan koleksi tiga poin, hasil sekali menang dan satu kali kalah.

Bagi PSG, kemenangan tersebut membuat mereka masih memuncaki klasemen dengan enam poin dari dua pertandingan.

Berikutnya di turnamen yang sama, City akan menjamu AEK Athens di Etihad, Rabu (21/10) dini hari WIB.

ANTARA