BORNEONEWS, Palangka Raya - Hujan mulai turun di sejumlah titik di Kota Palangka Raya di tengah upaya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, Kamis, 15 Oktober 2026.
Koordinator Satgas OMC Kalteng, Sugiyono, mengungkapkan terdapat dua sorti penerbangan OMC untuk wilayah Kalimantan Tengah pada hari ini, tetapi pelaksanaannya menghadapi kendala jarak pandang atau visibilitas.
Penerbangan OMC dilakukan tim Kalimantan Selatan menggunakan pesawat Cessna Caravan 208B EX dengan registrasi PK-SNL yang dioperasikan BNPB bersama PT Milan Pillery Bersatu. Penerbangan tersebut dijadwalkan menyasar wilayah Kotawaringin Timur, Katingan, Palangka Raya, dan Pulang Pisau.
Dalam rencana penerbangan sorti kedua, pesawat membawa 1.000 kilogram bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) untuk mendukung pelaksanaan modifikasi cuaca di wilayah target.
Sugiyono mengatakan kendala utama pelaksanaan OMC di Kalimantan Tengah adalah visibilitas. Selain itu, arah pergerakan bibit awan terkadang tidak mendukung pelaksanaan penyemaian secara optimal.
Kendala jarak pandang tersebut tidak hanya memengaruhi penerbangan OMC, tetapi turut menyebabkan operasi water bombing untuk sementara tidak bergerak.
"OMC targetnya ada ke arah Pulang Pisau dan Palangka Raya. Semoga nanti bisa sukses turun hujan, bisa sedikit meredakan kebakaran," ungkap pria yang juga menjabat Kepala BMKG Perwakilan Kalteng ini. (HERMAWAN DP/j)









