TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap ditunjukkan sejumlah kelompok relawan dengan membagikan sekitar 800 masker kepada pengguna jalan di Bundaran Ampah Kota, Kabupaten Barito Timur, Kamis, 15 Oktober 2026.

Aksi sosial tersebut melibatkan lima kelompok relawan, yakni RGB-33, PMK Peru, BPK Samuja, RJMB dan BPK Rela. Mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di kawasan Bundaran Ampah Kota, tepatnya di depan Kantor Camat Dusun Tengah.

Pembagian masker ini menjadi bentuk kepedulian relawan terhadap warga yang harus beraktivitas di tengah kondisi kabut asap yang dinilai semakin memprihatinkan. Selain membantu menyediakan perlindungan bagi pengguna jalan, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan selama kualitas udara belum membaik.

Bendahara RGB-33, Fahriansyah, mengatakan aksi tersebut dilatarbelakangi keprihatinan terhadap kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah setempat. Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama, terutama untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan.

“Karena kondisi saat ini kabut asap sangat memprihatinkan, ya kita harus peduli,” ujarnya.

Fahriansyah menjelaskan, sekitar 800 masker dibagikan secara langsung kepada masyarakat yang melintas di Bundaran Ampah Kota. Ia berharap bantuan sederhana tersebut dapat mendorong warga lebih disiplin melindungi diri dari paparan asap, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

“Kami berharap masyarakat menjaga kesehatan. Kalau keluar rumah selalu gunakan masker karena kondisi kabut asap lumayan parah,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kelompok lanjut usia dan anak-anak perlu mendapat perhatian lebih selama kabut asap masih terjadi. Kedua kelompok tersebut perlu dilindungi dari paparan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.

Selain menggunakan masker, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak. Langkah pencegahan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi paparan asap, terutama bagi warga yang lebih rentan terhadap gangguan kesehatan.

“Harapan kami, semoga kabut asap ini segera berlalu. Kami juga berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.

Melalui kegiatan bersama ini, RGB-33, PMK Peru, BPK Samuja, RJMB dan BPK Rela berharap kepedulian terhadap kesehatan masyarakat semakin tumbuh. Mereka juga mengajak warga untuk saling mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan langkah perlindungan diri selama kabut asap masih mengganggu aktivitas di Ampah Kota dan sekitarnya.

Aksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama. Di tengah kondisi udara yang kurang baik, pembagian masker menjadi salah satu upaya untuk mengingatkan warga agar tetap waspada dan mengutamakan kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)