BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menekankan pentingnya ketepatan penerima dan peruntukan dalam pengelolaan hibah, bantuan sosial, serta bantuan keuangan agar penyalurannya dapat dipertanggungjawabkan.
Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti mengatakan setiap bantuan harus direncanakan dengan baik dan disalurkan kepada penerima yang tepat.
“Kita tidak hanya dituntut memastikan anggaran tersalurkan, tetapi juga menjamin bahwa setiap bantuan memiliki dasar perencanaan dan penganggaran yang jelas, tepat penerima, tepat peruntukan, serta dapat dipertanggungjawabkan,” kata Sunarti dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Ia menegaskan pengelolaan bantuan tidak cukup hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi harus memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan peruntukannya.
Sunarti meminta seluruh perangkat daerah melaksanakan setiap tahapan pengelolaan bantuan secara konsisten, mulai dari pengusulan, perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penyaluran, hingga pelaporan dan pertanggung jawaban.
Menurutnya, setiap tahapan tersebut harus didukung dokumentasi yang lengkap agar pengelolaan bantuan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Prinsip yang harus kita pegang adalah setiap rupiah yang dianggarkan harus jelas peruntukannya, setiap rupiah yang disalurkan harus jelas penerimanya, dan setiap rupiah yang dibelanjakan harus dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Sunarti berharap perangkat daerah mengubah orientasi pengelolaan anggaran dari sekadar mengejar penyerapan menjadi memastikan anggaran dikelola dengan benar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (HERMAWAN DP/R)
Pemprov Kalteng Tekankan Ketepatan Penerima Penyaluran Hibah dan Bansos
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Luas Karhutla Kalteng 2026 Sekitar 15 Kali Lipat Tahun Lalu, Seruyan dan Kotim Melonjak Tajam
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Menkes Apresiasi Penanganan ISPA Pemko Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
Polusi Udara Kalteng Tertinggi, Saat Menkes RI Kunjungan Ke Kota Palangka Raya
Menkes Ungkap Dampak Kabut Asap di Kalteng, Pasien Masuk RS Naik Tiga Kali Lipat
Komentar (0)
Memuat komentar…







