JEPARA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Harga telur ayam ras di Pasar Besar dan Pasar Kahayan masih menunjukkan perbedaan pada 16 Oktober 2026. Berdasarkan data sampel Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian, harga telur di Pasar Kahayan tercatat lebih tinggi dibandingkan Pasar Besar.

Kepala Bidang Perdagangan, Fajar Bhakti, menyampaikan berdasarkan pemantauan pada Jumat, 16 Oktober 2026, harga telur ayam ras di Pasar Besar berada di angka Rp28.500 per kilogram. Harga tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan Kamis, 15 Oktober 2026.

Sementara itu, harga eceran tertinggi (HET) telur ayam ras yang menjadi acuan dalam data pemantauan tersebut sebesar Rp30.000 per kilogram. Dengan demikian, harga telur di Pasar Besar masih berada Rp1.500 di bawah HET.

Berbeda dengan Pasar Besar, harga telur ayam ras di Pasar Kahayan tercatat Rp33.600 per kilogram. Harga tersebut juga tidak berubah dibandingkan sehari sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan HET sebesar Rp30.000 per kilogram, harga telur ayam ras di Pasar Kahayan berada Rp3.600 lebih tinggi. Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan harga yang cukup mencolok antara kedua pasar tersebut.

Berdasarkan data tersebut, harga telur ayam ras di Pasar Kahayan lebih mahal Rp5.100 per kilogram dibandingkan Pasar Besar.

Perbedaan harga ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemantauan perkembangan harga bahan pangan di Palangka Raya.

"Melalui data pemantauan perdagangan tersebut mencatat bahwa harga telur di kedua pasar tidak mengalami perubahan dari 15 Oktober hingga 16 Oktober 2026. Meski demikian, selisih harga terhadap HET di Pasar Kahayan perlu menjadi perhatian dalam evaluasi kondisi perdagangan," katanya, Jumat, 16 Oktober 2026.

Pemantauan harga secara berkala terus dilakukan pihaknya,  untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat.

Data tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan.

"Masyarakat diharapkan dapat membandingkan harga di sejumlah pasar sebelum berbelanja. Sementara itu, perkembangan harga telur ayam ras dan komoditas pangan lainnya perlu terus dipantau agar kondisi pasokan dan keterjangkauan harga di Palangka Raya tetap terjaga," pungkasnya. (MARINI/R)