JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Kalimantan Tengah mendapat tambahan 200 personel Brimob dari Polda Nusa Tenggara Barat untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan yang masih membutuhkan dukungan personel di lapangan.

Pengiriman personel tersebut dilakukan pada Jumat, 16 Oktober 2026, sebagai bagian dari pengerahan kekuatan Polri lintas daerah untuk memperkuat penanganan karhutla.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan penambahan personel dan sarana pendukung dilakukan menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Polri mengerahkan personel dan sarana pendukung dari berbagai satuan kewilayahan untuk membantu penanganan karhutla sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemadaman, meningkatkan kesiapsiagaan, serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Johnny, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Selain ke Kalimantan Tengah, Polri juga menambah kekuatan untuk penanganan karhutla di Sumatera Selatan.

Pada Kamis, 15 Oktober 2026, sebanyak 200 personel dari Pasukan Brimob I Korbrimob Polri lebih dulu dikerahkan ke Sumatera Selatan.

Kemudian pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Satuan Brimob Polda Lampung mengirim enam personel beserta dua unit kendaraan Armored Water Cannon untuk membantu operasi di wilayah tersebut.

Enam personel itu terdiri atas empat operator kendaraan AWC dan dua pengemudi.

Polri menyatakan penempatan pasukan dan peralatan akan terus disesuaikan dengan kondisi serta tingkat kebutuhan di lapangan.

Dukungan lintas satuan tersebut diharapkan memperkuat upaya pemadaman dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain.

Polri juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Koordinasi antara masyarakat, aparat, dan instansi terkait dinilai penting agar kebakaran dapat terdeteksi dan ditangani lebih cepat.

ANTARA