PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah berlanjut.

Berdasarkan laporan Posko PDB Karhutla, tim Satgas OMC menjalankan tiga sortie penerbangan pada 16 Oktober 2026. tiga sortie tersebut menjangkau Kotawaringin Timur, Katingan, Seruyan, Kotawaringin Barat, Pulang Pisau, Palangka Raya, dan Kapuas.

Setiap sortie menaburkan 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl), sehingga total bahan yang digunakan dalam tiga penerbangan tersebut mencapai 3.000 kilogram.

Sebelumnya, laporan 15 Oktober mendokumentasikan sortie kedua yang menjangkau Kotawaringin Timur, Katingan, Palangka Raya, dan Pulang Pisau.

Pada 13 Oktober, satu sortie dilaporkan berlangsung di wilayah Palangka Raya dan Gunung Mas, sedangkan laporan 12 dan 14 Oktober tidak mencatat pelaksanaan sortie.

Sementara itu, pemadaman darat masih dilakukan oleh regu Posko PDB Karhutla. Jumlah titik yang ditangani turun dari 60 titik pada 11 Oktober menjadi 45 titik pada 16 Oktober 2026.

Dalam periode yang sama, jumlah titik yang ditangani tercatat sebanyak 55 titik pada 12 dan 13 Oktober, 53 titik pada 14 Oktober, serta 49 titik pada 15 Oktober.

Luas pemadaman oleh regu posko pada 16 Oktober mencapai 4,74 hektare, sedangkan angka tertinggi dalam periode tersebut tercatat pada 14 Oktober sebesar 11,98 hektare.

Secara akumulatif, sebanyak 44 organisasi perangkat daerah (OPD) di Kalimantan Tengah tercatat melakukan 1.839 penanganan dengan luas pemadaman mencapai 682,546 hektare hingga 16 Oktober 2026. (HERMAWAN DP/j)