BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah mencatat jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) telah mencapai 5.491 kasus pada pekan kedua Oktober 2026 di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan pembaruan data resmi Infografis Harian Posko Penanganan Darurat Bencana (PDB) Karhutla Kalteng per 16 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB, selain kasus ISPA, Dinas Kesehatan mencatat akumulasi 1.163 kasus diare pada periode yang sama.
Pada 16 Oktober 2026, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di sejumlah wilayah seperti Palangka Raya, Gunung Mas, Barito Selatan, Katingan, dan Kotawaringin Timur masih berada dalam kategori berbahaya.
Kondisi tersebut membuat imbauan BMKG mengenai penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan tetap berlaku. Dampak dari memburuknya kualitas udara ini juga memaksa sektor pendidikan beralih moda, dengan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Guna menanggulangi dampak kesehatan masyarakat, pemerintah bersama pihak terkait telah menyiagakan 169 lokasi Rumah Oksigen di berbagai titik terdampak.
Sementara itu, upaya penanganan karhutla di Kalimantan Tengah terus dioptimalkan secara intensif lewat jalur darat maupun udara. Sebanyak 16.387 personel gabungan dikerahkan di lapangan dengan total 68 kejadian karhutla yang ditangani dan pemadaman seluas 886,68 hektare pada hari tersebut.
Untuk dukungan penanganan udara, disiagakan 7 unit helikopter (water bombing/patroli) serta 1 unit pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan patroli udara. Di sisi lain, dari pemantauan satelit tercatat sebanyak 1.481 titik hotspot (HS) tersebar di wilayah Kalteng.
Dari segi penegakan hukum, Polda Kalteng dan jajaran terus menindak tegas para pelaku pembakaran lahan dengan mencatatkan 53 kasus penegakan hukum yang sedang diproses.
Secara kumulatif sepanjang tahun 2026 hingga 16 Oktober, Kalteng telah mencatat 6.494 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 19.170,57 hektare. Khusus untuk periode 1 hingga 16 Oktober 2026, tercatat sebanyak 1.198 kejadian karhutla dengan luas area terbakar mencapai 2.891,68 hektare. (HERMAWAN DP/j)
ISPA di Kalteng Tembus 5.491 Kasus pada Pekan Kedua Oktober, ISPU Masih Berbahaya
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Komentar (0)
Memuat komentar…







