PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Tengah (DPMPTSP Kalteng) mempromosikan dua proyek investasi unggulan daerah melalui Forum Investasi Nasional (FIN) 2026 yang berlangsung pada 14–15 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dua proyek yang ditampilkan tersebut merupakan Investment Project Ready to Offer (IPRO), yakni IPRO Budidaya Udang Vaname (Shrimp Estate) dan IPRO Pengolahan Sampah (Waste Management).

IPRO Budidaya Udang Vaname menawarkan peluang pengembangan sektor perikanan dan budidaya yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah ekonomi.

Sementara itu, IPRO Pengolahan Sampah membuka peluang investasi dalam pengelolaan sampah yang lebih produktif sekaligus mendukung upaya pengurangan permasalahan lingkungan.

Melalui agenda pemasaran peluang investasi daerah, DPMPTSP Kalteng dijadwalkan memaparkan proyek-proyek tersebut kepada peserta forum yang terdiri dari pemerintah, pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan.

Plt. Kepala DPMPTSP Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan percepatan investasi pada sektor hilirisasi dan Waste to Energy memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, dunia usaha, investor, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui Forum Investasi Nasional 2026, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi dan membuka peluang investasi yang lebih luas, khususnya pada sektor hilirisasi dan Waste to Energy,” ungkap Rangga seperti dikutip borneonews pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Keikutsertaan DPMPTSP Kalteng dalam FIN 2026 diharapkan dapat memperluas jejaring promosi investasi, mempertemukan peluang proyek daerah dengan kebutuhan investor, serta mendorong tindak lanjut konkret atas minat investasi yang muncul. (HERMAWAN DP/j)