BORNEONEWS, Palangka Raya – Siswa Kalimantan Tengah menorehkan prestasi dalam ajang International Science Invention Fair (ISIF) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI).
Berdasarkan daftar peraih medali kategori Gold yang disampaikan, tim dari SMP Negeri 3 Palangka Raya berhasil meraih medali emas melalui karya penelitian berjudul Humanutri: The Effectiveness of Snakehead Fish Powder, Moringa Leaves, Katuk Leaves, Kelakai, and Jelai Seeds as a Nutritious Cereal Drink to Prevent Stunting.
Penelitian tersebut mengembangkan minuman sereal bernutrisi dengan memanfaatkan bubuk ikan gabus, daun kelor, daun katuk, kelakai, dan biji jelai. Inovasi ini mengangkat potensi bahan pangan lokal sebagai salah satu upaya mendukung pencegahan stunting.
Prestasi tersebut menunjukkan potensi pelajar Palangka Raya dalam mengembangkan inovasi berbasis sumber daya lokal melalui penelitian ilmiah. Pemanfaatan tanaman dan bahan pangan yang tersedia di Kalimantan Tengah menjadi salah satu pendekatan yang menarik untuk dikembangkan oleh generasi muda.
Selain SMP Negeri 3 Palangka Raya, daftar peraih medali emas juga mencantumkan tim dari SMA Negeri 5 Palangka Raya melalui penelitian berjudul Aureka Salve: The Effectiveness of Yellow Root Leaves (Fibraurea tinctoria Laur) and Kalakai Leaves as a Wound Ointment.
Penelitian tersebut mengkaji pemanfaatan akar kuning dan daun kelakai sebagai bahan salep untuk luka. Karya ini mengangkat potensi tanaman lokal sebagai bahan penelitian yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
"Ajang ISIF 2026 menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan penelitian, dan inovasi di bidang sains. Kompetisi ini juga membuka kesempatan bagi peserta untuk memperkenalkan gagasan ilmiah yang berangkat dari potensi sumber daya alam Indonesia," ujar Ketua Komunitas Peneliti Belia Kalimantan Tengah, Arbendi I Tue, Minggu, 18 Oktober 2026.
Keberhasilan kedua sekolah asal Palangka Raya tersebut diharapkan Arbendi dapat mendorong semakin banyak pelajar di Kalimantan Tengah untuk menekuni penelitian dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (MARINI/H)









