PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMKN 2 Kuala Kapuas, Aristanika, meraih Juara I kategori Guru SMK sekaligus predikat Guru Terbaik Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.

Prestasi tersebut diraih dalam Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Berkah Disdik Kalteng.

Aristanika mengaku bersyukur dan terharu atas penghargaan yang diterimanya setelah menjalani perjalanan panjang dalam dunia pendidikan.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur dan terharu atas pencapaian Juara 1 Guru Berprestasi Tingkat Provinsi Kalteng kategori Guru SMK sekaligus meraih predikat Guru Terbaik Tingkat Provinsi Kalteng tahun 2026. Bagi saya, pencapaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian saya sebagai seorang pendidik,” ungkap Aristanika dala keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Perjalanan pengabdiannya dimulai sebagai guru honorer pada 2014. Pada 2021, ia memperoleh kesempatan menjadi bagian dari guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan pertama di Kalimantan Tengah.

Selain menjalankan tugas sebagai Guru BK di SMKN 2 Kuala Kapuas, Aristanika aktif dalam pengembangan profesi dan peningkatan kompetensi pendidik.

Ia mengemban amanah sebagai Ketua PGRI SLCC Kabupaten Kapuas, Wakil Ketua Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kabupaten Kapuas, serta tutor online di Universitas Terbuka.

Berbagai peran tersebut menjadi kesempatan baginya untuk terus belajar, berbagi pengalaman, berkolaborasi, dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Aristanika berharap penghargaan yang diraihnya dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kompetensi, membagikan praktik baik, serta menginspirasi rekan-rekan guru, khususnya guru BK, agar berani berinovasi sesuai kebutuhan peserta didik.

“Semoga pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan, khususnya pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling di Kalimantan Tengah,” harapnya. (HERMAWAN DP/H)