BORNEONEWS, Palangka Raya - Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMKN 2 Kuala Kapuas, Aristanika, mengembangkan inovasi layanan BK berbasis teknologi digital melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), coding, aplikasi interaktif, dan game edukasi.
Inovasi tersebut dikembangkan untuk memperkaya proses pendampingan peserta didik sekaligus mendekatkan layanan BK dengan kehidupan generasi muda di era digital.
Aristanika menilai pemanfaatan teknologi perlu tetap menempatkan peran guru sebagai bagian penting dalam proses pendampingan murid, terutama pada layanan BK yang membutuhkan empati dan hubungan manusiawi.
“Teknologi bukan untuk menggantikan peran guru, terlebih peran guru BK yang membutuhkan empati, kehadiran, dan hubungan manusiawi. Teknologi justru menjadi alat untuk memperkaya layanan, membuka cara-cara baru dalam mendampingi murid, serta membantu mereka belajar mengenali diri dan menemukan solusi atas tantangan yang dihadapi,” tuturnya seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Dalam menjalankan layanan BK, Aristanika turut memberikan perhatian pada pandangan yang menganggap ruang BK hanya diperuntukkan bagi murid yang bermasalah.
Ia ingin menjadikan layanan BK sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi peserta didik untuk bercerita, mengenali potensi diri, belajar mengelola emosi, menghadapi tantangan, serta merencanakan masa depan.
“Sebagai guru BK, saya ingin mengubah pandangan bahwa ruang BK adalah tempat yang menakutkan atau hanya diperuntukkan bagi murid yang bermasalah. Bagi saya, ruang BK seharusnya menjadi ruang yang aman bagi murid untuk bercerita, mengenali potensi diri, belajar mengelola emosi, menghadapi tantangan, dan merencanakan masa depan,” jelasnya.
Pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari pengabdiannya sebagai Guru BK di SMKN 2 Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas.
Selain menjalankan tugas di sekolah, Aristanika aktif dalam pengembangan profesi melalui perannya sebagai Ketua PGRI SLCC Kabupaten Kapuas, Wakil Ketua MGBK Kabupaten Kapuas, dan tutor online di Universitas Terbuka.
Aristanika berharap pengalaman dan inovasi yang dikembangkannya dapat mendorong rekan-rekan guru, khususnya guru BK, untuk terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. (HERMAWAN DP/H)
Aristanika Kembangkan Layanan BK Berbasis AI dan Game Edukasi
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Komentar (0)
Memuat komentar…







