BORNEONEWS, Palangka Raya — Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah bersama BNN Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan razia gabungan di sejumlah tempat hiburan malam dan karaoke di wilayah Kota Palangka Raya.
Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 17-18 Oktober 2026.
Operasi dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol. Slamet Ady Purnomo.
Sebanyak 86 personel Polda Kalteng dan 9 personel BNNP Kalteng dikerahkan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan tes urine terhadap 83 orang yang berada di dua lokasi yaitu Nav Karoke dan D Tones Afgan
"Hasil pemeriksaan menunjukkan dua orang ditemukan positif, yakni satu orang positif Methamphetamine dan satu orang terindikasi menggunakan Riklona yang termasuk dalam golongan psikotropika," ungkap Kombes Ady, Senin, 19 Oktober 2026.
Razia gabungan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergi antarinstansi untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan pengawasan di tempat hiburan malam.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kedua pihak menegaskan bahwa kerja sama ini akan terus diperkuat dan dilakukan secara berkelanjutan.
Razia tidak hanya bersifat operasi sesaat, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan untuk menekan peredaran gelap narkotika di wilayah Kalimantan Tengah.
Pihak Polda Kalteng dan BNNP Kalteng mengimbau pengelola tempat hiburan malam untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan usahanya bebas dari narkoba.
Kejelian pemilik dan pengelola sangat penting untuk mencegah tempat usaha disalahgunakan sebagai lokasi transaksi maupun konsumsi narkotika.
Masyarakat juga diharapkan berani melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. Informasi dari masyarakat menjadi sangat berharga bagi aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dan mengungkap jaringan narkotika.
"Polda Kalimantan Tengah bersama BNNP Kalteng berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba," pungkasnya. (PATHUR/j)









