BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pergantian hari jadwal pasar mingguan Temenggoeng Djaja Kartie, yang biasanya setiap Senin diganti Sabtu, mengantisipasi ASN bolos, dalam penilaian anggota DPRD Barito Timur, Cilikman Jakri, tidak rasional. Memang rumor yang beredar di masyarakat dan pedagang, perubahan hari pasar itu karena banyaknya Aparat Sipil Negara (ASN) yang mangkir saat hari pasar, Senin.

"Kalau seumpama pada hari pasar mingguan tersebut ada ASN bolos ngantor ya ditindak tegas," ujar Cilikman Jakri, Selasa (17/1/2017) ketika dibincangi borneonews.co.id via telepon selular.

Dia mengatakan, bolos ngantornya para ASN di jam kerja tersebut sudah menjadi persoalan klasik. Dan itu sudah sering terjadi di seluruh Indonesia.

Namun, untuk menekan persoalan tersebut seharusnya ditekankan kepada kepala SKPD, atau pimpinan masing - masing dalam mengontrol bawahannya di lingkungan SKPD kabupaten setempat.

"Bukan jadwal hari pasar mingguannya yang diubah dari hari biasanya. Biasanya hari Senin diganti ke hari Sabtu," kata Ketua Komisi I DPRD Bartim itu. (AMAR ISWANI).