BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Ceceran oli di Jalan Trans Kalimantan Km 3,5, kawasan tikungan Jembatan Kembar Basarang, Kabupaten Kapuas menyebabkan seorang pengendara mengalami kecelakaan tunggal, Senin malam, 19 Oktober 2026.
Informasi mengenai kondisi jalan licin tersebut disampaikan Kapolsek Basarang, IPTU Parmono. Ia mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut karena terdapat oli yang tercecer di badan jalan.
"Hati-hati melintas di tikungan jembatan kembar Basarang, ada oli tercecer. Barusan ada laka tunggal," demikian informasi yang disampaikan IPTU Parmono.
Ceceran oli tersebut menjadi ancaman bagi pengendara yang melintas, terutama pada malam hari. Kondisi jalan yang licin dapat meningkatkan risiko kendaraan kehilangan kendali saat melintasi tikungan.
Kawasan Jalan Trans Kalimantan merupakan jalur lintas provinsi yang ramai dilalui kendaraan. Sebagian pengendara melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga keberadaan oli di badan jalan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Risiko semakin besar ketika kondisi jalan gelap pada malam hari, karena ceceran oli dapat sulit terlihat oleh pengendara.
Pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi diimbau mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah pembersihan ceceran oli di kawasan tikungan Jembatan Kembar Basarang telah dilakukan.
Pengendara yang melintas di Jalan Trans Kalimantan Km 3,5 Basarang diharapkan tetap berhati-hati untuk menghindari kecelakaan. (SABRIANOOR/R)









