BORNEONEWS, Jakarta - ASUS resmi menghadirkan ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia.
Kedua laptop kreator profesional ini ditenagai superchip NVIDIA RTX Spark™ dan dirancang untuk mendukung pengolahan AI generatif secara lokal, termasuk tanpa koneksi internet, serta pekerjaan editing dan rendering berat.
Adrian Pradipta, Tecchnical Public relations mengatakan ASUS ProArt P14 dibekali Unified Memory 64GB, sedangkan ProArt P16 memiliki kapasitas 128GB.
ASUS menyebut kedua perangkat mampu menjalankan berbagai model AI dan workflow Agentic AI langsung di laptop, sehingga materi proyek sensitif dapat diproses tanpa harus diunggah ke layanan cloud.
Dalam pengujian internal ASUS Indonesia, ProArt P14 berhasil menjalankan model Qwen Image 2.1 dan MiniMax H3 melalui ComfyUI Desktop.
Pengujian MiniMax H3 untuk menghasilkan video berdurasi lima detik beserta audio diselesaikan dalam waktu 5 menit 54 detik.
Untuk kebutuhan visual profesional, kedua laptop menggunakan layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED dengan cakupan warna 100% DCI-P3 dan refresh rate 120Hz. ProArt P14 memiliki layar 14 inci beresolusi 2.8K, sedangkan ProArt P16 mengusung layar 16 inci UHD+.
Adrian mengatakan jika dari sisi mobilitas, ProArt P14 memiliki bobot 1,4 kg dengan baterai 90Wh, sementara ProArt P16 berbobot 1,7 kg dengan baterai 99,9Wh.
ASUS juga memberikan garansi internasional tiga tahun, ASUS VIP Perfect Warranty tiga tahun, serta akses ASUS Premium Services.
ASUS ProArt P14 dipasarkan dengan harga resmi Rp80.999.000, sedangkan ProArt P16 dibanderol Rp113.999.000.
Periode pre-order berlangsung hingga 23 Oktober 2026, dengan harga khusus Rp79.999.000 untuk P14 dan Rp112.999.000 untuk P16 melalui kanal penjualan resmi yang ditentukan ASUS.









