BORNEONEWS, Palangka Raya - Proses rehabilitasi bayi orangutan di Yayasan BOS Nyaru Menteng tidak bisa disamakan dengan orangutan dewasa. Pasalnya, usai dibawah 3 tahun, para bayi orangutan itu tidak dikandangkan.

Tapi lebih menggunakan sebuah keranjang sebagai tempat istirahatnya. Seperti yang dilakukan terhadap Jacqui (1,5 tahun), bayi orangutan betina yang disita dari Desa Pilang, Kabupaten Pulang Pisau oleh Yayasan BOS Nyaru Menteng dan BKSDA Kalteng, Kamis (12/1/2017).

"Untuk semua bayi orangutan di bawah usia 3 tahun, kami tidak tempatkan dalam kandang. Tapi menggunakan keranjang," ucap Koordinator Humas Bos Nyaru Menteng, Monterado Fridman kepada Borneonews.co.id, Rabu (18/1/2017).

Meski baru empat hari dirawat, kemandirian Jacqui sudah terlihat. Dia sudah pandai naik pohon di ketinggian sedang antara 1-2 meter. Juga bisa bikin sarang sendiri di atas tanah. Yakni menyusun dan menumpuk dedaunan yang selalu disiapkan babysister hingga membentuk sarang. (BUDI YULIANTO/B-6)