Borneonews, Sampit - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) HM Taufiq Mukri mengatakan, sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayahnya masih ada yang belum menyalurkan bantuan sosial kemasyarakatan atau CRS.
"Beberapa perusahaan belum ada bantuan CSR. Diharapkan bagi perusahaan yang belum menyalurkan dana CSR dapat melakukan program untuk membantu masyarakat," ingat dia, Rabu (18/1/2017).
Menurut Taufiq, penyaluran CSR kepada pelaku usaha kecil dan menengah saat ini perkembangannya sangat baik, meskipun masih ada sejumlah perusahaan yang masih belum menyalurkan dana CSR-nya.
"Untuk penyaluran kepada masyarakat yang memiliki UMKM perkembangannya bagus sekarang, kita akan tetap berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan lainnya yang belum menyalurkan CSR, baik BUMN, BUMD maupun swasta," kata wabup.
CSR merupakan kewajiban dari sebuah perusahaan untuk diberikan kepada masyarakat sekitar untuk keperluan sosial, pendidikan maupun kesehatan.
"Kita berharap CSR dari perusahaan dapat tersalurkan dengan baik dan dapat dioptimalkan, karena saat ini masih rendah dan sedikit," lanjut dia.
Untuk itu, Wabup mengatakan, pihaknya akan terus berupaya menjalin komunikasi dengan perusahaan yang ada di Kotim supaya mereka menyalurkan CSR kepada masyarakat.
"Kami akan berkomunikasi sebaik mungkin dengan perusahaan agar penyaluran CSR dapat optimal, mengingat hal tersebut sangat bermanfaat cukup besar bagi masyarakat," pungkasnya. (R NAFARIN/B-5)








