BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ucapan belasungkawa atas meninggalnya Silon (42), penderita kanker kelenjar getah bening, Rabu (18/1/2017), terus mengalir. Kabar duka atas wafatnya pria tersebut cepat menyebar di kalangan sahabatnya. Melalui media sosial, mereka menyampaikan ucapan duka cita.
"INALLILLAH WA INALILLAHI ROJIUN......BELIAU BERPULANG DGN HATI DAN JIWA BANGGA SUKACITA ATAS PERHATIAN DAN DUKUNGAN MORAL DAN MATERIL DARI SOBAT SOBAT SETIANYA, SEMOGA AMAL IBADAH BELIAU DITERIMA ALLAH SWT, DAN YG DITINGGAL DIBERI KETABAHAN....AMIN" tulis Prabowo ananda di Facebook.
Di sebuah komentar, akun milik Mukhtarudin Djuhari menulis, "Inna lillahi wainna ilaihi raji'un, turut berduka cita, semoga almarhum khusnul khotimah, dan kepada keluarga yg ditinggalkan diberikan kesabaran dan ikhlas menghadapinya ... aamiin,"
Sementara, Putra Ibnu Mas'ud juga menyampaikan rasa belasungkawa kepada Silon, "Innalillahi wainna ilaihi roojiuun.. Smg khusnul khotimah.. Upaya teman2 sdh maximal, smg menjadi amal kebajikan. Aamiin.."
Sejumlah sahabat Silon juga menulis komentar untuk menguatkan keluarga yang ditinggalkan, "Inalillahi wainnailaihirojiun... mungkin ini jln terbaik dri Allah SWT. Smoga Khusnul khotimah. Smoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Untuk kluarga yg ditinggalkan smoga iklas n tabah. Al Fatehah....." tulis Iwal Wey.
Akun milik Ridha Soelaiman dan Ian Black juga berharap usaha sahabat-sahabat Silon saat menggalang dana mendapat balasan setimpal.
"Amiin yra turut berduka semoga amalnya ibadah diterima... Krn keislaman sodara kita silon... Salut kepada teman2nya yg telah berjuang mengumpulkan dana semoga niat keikhlasan dpt imbalan dr Allah amiin,"
"KISAH KITA BELUM TUNTAS....... Knapa dia begitu cepat meninggalkan kita.... Apa yg kita harapkan tak selamanya sama.. Selamat jalan sahabatku... Semoga amal ibadahmu diterima d sisi ALLAH SWT.... Amiiinn. Do'a kami menyertaimu...." tulisnya.
Sampai dengan berita ini diturunkan, berbagai ungkapan duka cita untuk Silon terus mengalir melalui media sosial. Silon meninggal dunia saat berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening yang selama ini menggerogoti tubuhnya.
Karena keterbatasan dana, Silon sempat gagal menjalani operasi, atas inisiatif sahabat-sahabatnya, sejumlah pemuda dan musisi di Kabupaten Kotawaringin Barat menggalang dana untuk biaya pengobatan Silon.
Setelah terkumpul sekitar Rp42 juta, rencananya Silon akan dibawa ke Rumah Sakit Tugu Semarang untuk menjalani operasi. Namun, Tuhan berkehendak lain. Silon meninggal dunia sebelum menjalani operasi. Selamat Jalan Silon. (FAHRUDDIN FITRIYA/N).








